Wabup Sumenep Dorong Generasi Muda Jadi Pelestari Budaya Madura

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Indeks Jatim – Pelestarian budaya Madura dinilai tidak cukup hanya dengan mempertahankan tradisi. Keterlibatan generasi muda sebagai pelaku budaya menjadi bagian penting agar warisan tersebut tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim saat menghadiri Madura Ethnic Carnival (MEC) di Labang Mesem Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Imam Hasyim, MEC dapat menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menampilkan, sekaligus mengembangkan kekayaan budaya Madura melalui kreativitas.

Baca Juga :  Bahaya Produk Kedaluwarsa, DPRD Sumenep Minta Dinkes Perketat Pengawsan

“Harapannya, generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku dalam menjaga dan mengembangkan budaya,” kata Imam Hasyim.

Ia menilai Madura memiliki kekayaan budaya yang luas, mulai dari pakaian adat, kesenian, tradisi hingga berbagai ekspresi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

Di tengah perkembangan zaman, kata dia, warisan tersebut perlu dikemas secara kreatif agar tetap dekat dengan generasi muda. Namun, kreativitas tersebut tetap harus berjalan dengan menjaga nilai dan karakter budaya yang diwariskan.

Imam Hasyim menyebut keberadaan MEC menjadi salah satu contoh bagaimana budaya dapat dikemas dalam sebuah pertunjukan yang menarik sekaligus menjadi sarana pengenalan budaya Madura kepada masyarakat yang lebih luas.

Baca Juga :  Perluas Layanan, PLN dan Pemkab Sumenep Segera Bangun SPKLU di Lokasi Strategis

“Budaya Madura harus terus hidup, terkenal dan diwariskan kepada generasi penerus di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Selain generasi muda, pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan komunitas, seniman dan pelaku ekonomi kreatif dalam menjaga keberlanjutan kegiatan seni dan budaya.

Menurutnya, kolaborasi berbagai elemen diperlukan agar budaya tidak berhenti sebagai peninggalan masa lalu, tetapi dapat terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan identitasnya.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga budaya bersama-sama. Jadikan budaya sebagai identitas, kebanggaan dan kekuatan untuk membangun daerah,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Meriahkan Fun Run “Tour de Pulau Masalima” di Sumenep

Berita Terkait

Sumenep dan Blitar Kolaborasi Pengembangan Pertanian hingga Kelautan
Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas
Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru, KEI Digaanjar Penghargaan Bupati Sumenep
19 Kelompok TK-SD Meriahkan Festival Tan Pangantanan di Sumenep
BPRS Bhakti Sumekar Bantu Pengembangan Perpustakaan SDN Pajagalan II Sumenep
DPRD Sumenep Soroti Kinerja Pemkab 2025, Pansus Sampaikan Sejumlah Rekomendasi Strategis
Komisi DPRD Sumenep Soroti DAK 2026, Komitmen Perketat Pengawasan
DP 0 Persen! BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Pembiayaan Motor Impian Tanpa Ribet

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:43 WIB

Sumenep dan Blitar Kolaborasi Pengembangan Pertanian hingga Kelautan

Kamis, 24 September 2026 - 06:49 WIB

Wabup Sumenep Dorong Generasi Muda Jadi Pelestari Budaya Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:00 WIB

Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru, KEI Digaanjar Penghargaan Bupati Sumenep

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:39 WIB

19 Kelompok TK-SD Meriahkan Festival Tan Pangantanan di Sumenep

Berita Terbaru

Olahraga

Siapkan Lahan 10 Hektare, Sumenep Serius Bangun Sport Center

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:55 WIB