Kerja sama tersebut diarahkan pada sejumlah sektor yang memiliki peluang untuk dikembangkan secara bersama, terutama pertanian, peternakan, dan kelautan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, kolaborasi antardaerah dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan berbagai potensi yang dimiliki masing-masing wilayah. Tidak hanya dalam bentuk pertukaran pengalaman, kerja sama juga diharapkan membuka ruang pemanfaatan sumber daya secara lebih optimal.
“Kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Blitar dalam mengembangkan potensi dan sumber daya masing-masing daerah bagi masyarakat,” ujar Fauzi.
Ia menjelaskan, hubungan kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat komunikasi antarpemerintah daerah. Lebih jauh, kesepakatan itu menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai bentuk kolaborasi baru sesuai kebutuhan dan potensi kedua daerah.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Bupati Blitar Rijanto. Hadir pula Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim serta Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansyah.
Fauzi meminta agar kesepakatan yang telah dibuat segera diterjemahkan ke dalam langkah nyata oleh masing-masing perangkat daerah. Menurutnya, keberhasilan kerja sama antardaerah sangat ditentukan oleh tindak lanjut setelah dokumen kesepakatan ditandatangani.
“Yang terpenting setelah dilakukan penandatanganan ini adalah tindak lanjut melalui perangkat daerah supaya memberikan dampak positif bagi masyarakat kedua daerah,” tegasnya.
Pemkab Sumenep berharap kerja sama dengan Pemkab Blitar dapat melahirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pengembangan potensi daerah melalui kolaborasi dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk mendukung pembangunan secara lebih terarah.
“Sinergi antarpemerintah daerah menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah,” pungkas Fauzi.
















