SUMENEP, Indeks Jatim – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 menjadi momentum untuk melihat olahraga dari perspektif yang lebih luas. Tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi atlet, olahraga juga dinilai memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang sehat, produktif, dan berkualitas.
Di Kabupaten Sumenep, semangat Haornas yang diperingati setiap 9 September diharapkan dapat mendorong masyarakat menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari pola hidup sehari-hari.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, mengatakan olahraga memiliki hubungan erat dengan pembangunan kualitas manusia.
Menurutnya, kondisi masyarakat yang sehat menjadi salah satu faktor pendukung dalam meningkatkan produktivitas, baik dalam kehidupan sosial maupun aktivitas ekonomi.
“Haornas harus menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa olahraga bukan hanya untuk atlet. Aktivitas fisik merupakan kebutuhan semua orang karena berkaitan langsung dengan kesehatan, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Arif menilai, membangun kebiasaan berolahraga di tengah masyarakat tidak harus selalu melalui aktivitas yang berat maupun kegiatan olahraga kompetitif.
Kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, senam, maupun aktivitas fisik lainnya dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kebugaran tubuh.
Karena itu, budaya olahraga menurutnya perlu dibangun secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga, sekolah, tempat kerja hingga ruang publik.
“Yang paling penting adalah membangun kebiasaan. Tidak harus olahraga berat, tetapi bagaimana masyarakat memiliki kesadaran untuk meluangkan waktu melakukan aktivitas fisik secara rutin,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan olahraga juga tidak semata-mata diarahkan untuk mencetak atlet berprestasi. Lebih dari itu, olahraga dapat menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.
Masyarakat yang memiliki kebugaran dan kesehatan yang baik akan lebih siap menjalankan berbagai aktivitas serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Olahraga adalah investasi untuk manusia. Ketika masyarakat sehat dan produktif, tentu akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan secara keseluruhan,” pungkasnya.
Penulis : A Warits
Editor : Ghauzan
















