Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas

Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas

SUMENEP, INDEKS JATIM – Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong percepatan ekonomi daerah melalui strategi yang tidak hanya berorientasi jangka panjang, tetapi juga menghasilkan dampak yang bisa dirasakan masyarakat dalam waktu relatif cepat.

Komitmen itu mengemuka dalam FGD Penyusunan Roadmap Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumenep yang digelar Bappeda Sumenep di Ruang Rapat Potre Koneng.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, roadmap ekonomi harus memiliki program quick wins yang mampu mendorong aktivitas ekonomi, investasi, kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

“Masyarakat membutuhkan hasil yang dapat dirasakan,” ujar Arif.

Menurutnya, agenda jangka pendek harus berjalan beriringan dengan transformasi ekonomi jangka menengah dan panjang. Karena itu, setiap program nantinya harus memiliki target, indikator keberhasilan, kebutuhan pendanaan serta pembagian tugas yang jelas.

Baca Juga :  RSUDMA Sumenep Pacu Transformasi Teknologi demi Layanan Kesehatan Prima

Arif menegaskan, percepatan ekonomi Sumenep tidak mungkin dikerjakan satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pengembangan UMKM, industri dan perdagangan membutuhkan peran Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan. Sektor pertanian dan perikanan menjadi bagian penting bagi perangkat daerah terkait, sementara investasi dan kemudahan berusaha membutuhkan dukungan DPMPTSP.

Dinas Tenaga Kerja berperan dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas tenaga kerja. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif membutuhkan dukungan Disbudporapar, sedangkan konektivitas dan kawasan ekonomi membutuhkan dukungan pembangunan infrastruktur.

Baca Juga :  Satusehat Hadir di RSUD. Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Akses Layanan Kesehatan Kian Praktis

Di tengah transformasi digital, Diskominfo juga memiliki peran strategis. Sementara perbankan dibutuhkan untuk memperkuat pembiayaan dan BPS menjadi bagian penting dalam penyediaan data statistik.

Bappeda akan berperan mengintegrasikan seluruh kekuatan tersebut dalam satu arah pembangunan ekonomi daerah.

“Keberhasilan percepatan ekonomi Kabupaten Sumenep tidak ditentukan oleh satu OPD, tetapi oleh sinergi seluruh kekuatan yang kita miliki, yakni pemerintah, dunia usaha, perbankan, akademisi, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Arif.

Karena itu, FGD tidak diarahkan hanya sebagai forum pemaparan. Bappeda mendorong seluruh pihak aktif memberikan data, mengoreksi program, menyampaikan kendala, mengidentifikasi regulasi penghambat hingga merumuskan peluang investasi konkret.

Baca Juga :  Permudah Layanan, BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan QRIS VA dan Debit Co-Branding Visa

Arif juga menekankan pentingnya menghindari program yang tumpang tindih dan memastikan setiap sektor memiliki arah pengembangan yang jelas.

“Kami tidak membutuhkan roadmap yang terlalu teoritis dan sulit diterapkan,” tegasnya.

Dokumen yang dihasilkan dari FGD itu nantinya diharapkan tidak sekadar menjadi dokumen Bappeda, melainkan menjadi dokumen bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan tujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan manfaat pembangunan semakin luas dirasakan masyarakat Sumenep. (*)

Penulis : A Warits

Editor : Ghauzan

Berita Terkait

Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru, KEI Digaanjar Penghargaan Bupati Sumenep
19 Kelompok TK-SD Meriahkan Festival Tan Pangantanan di Sumenep
BPRS Bhakti Sumekar Bantu Pengembangan Perpustakaan SDN Pajagalan II Sumenep
DPRD Sumenep Soroti Kinerja Pemkab 2025, Pansus Sampaikan Sejumlah Rekomendasi Strategis
Komisi DPRD Sumenep Soroti DAK 2026, Komitmen Perketat Pengawasan
DP 0 Persen! BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Pembiayaan Motor Impian Tanpa Ribet
Bahaya Produk Kedaluwarsa, DPRD Sumenep Minta Dinkes Perketat Pengawsan
Buka Bersama PC ISNU Sumenep, Momentum Bangkitkan Semangat Organisasi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:00 WIB

Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru, KEI Digaanjar Penghargaan Bupati Sumenep

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:39 WIB

19 Kelompok TK-SD Meriahkan Festival Tan Pangantanan di Sumenep

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:30 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Bantu Pengembangan Perpustakaan SDN Pajagalan II Sumenep

Kamis, 30 April 2026 - 16:47 WIB

DPRD Sumenep Soroti Kinerja Pemkab 2025, Pansus Sampaikan Sejumlah Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru