Regenerasi Layanan: Hari Jadi ke-756 Sumenep Jadi Katalisator Transformasi Kesehatan RSUD Moh. Anwar

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes (Foto: Rez Indeks Jatim)

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes (Foto: Rez Indeks Jatim)

SUMENEP, Indeks Jatim – Peringatan Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep tahun ini bukan sekadar ritual menghormati lintasan sejarah, melainkan sebuah titik pijak untuk regenerasi sistemik dalam sektor pelayanan publik esensial. Bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar, momentum ini difungsikan sebagai katalisator transformasi menuju arsitektur kesehatan yang lebih unggul, responsif, dan berbasis sains.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan fondasi biologis dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

“Kesehatan adalah pondasi dari setiap pembangunan. Tanpa masyarakat yang sehat, mustahil kita bisa mencapai kemajuan dan daya saing yang berkelanjutan” tegas dr. Hj. Erliyati (1/11/2025).

Baca Juga :  Narkoba Jadi 'Rumput Liar' Ancam Sekolah, Satgas Baanar dan Disdik Sumenep Pasang Badan

Sebagai sentra rujukan primer di kawasan Madura bagian timur, RSUD Moh. Anwar kini memproklamirkan diri sebagai garda terdepan yang menjamin aksesibilitas kesehatan berkualitas, sekaligus berperan sebagai laboratorium sosial untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Navigasi Menuju Layanan “Humanis-Digital”

Menurut dr. Hj. Erliyati, RSUD Moh. Anwar tengah menjalani fase evolusi besar-besaran dalam mekanisme pelayanannya. Transformasi ini berfokus pada tiga pilar utama yakni :

  1. Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), Meningkatkan kompetensi tenaga medis agar memiliki kapasitas diagnostik dan kapabilitas terapeutik yang presisi.
  2. Akselerasi Digital: Mengintegrasikan teknologi digital untuk perluasan aksesibilitas dan efisiensi waktu tunggu, menciptakan layanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga berbasis data (data-driven).
  3. Humanisasi Pelayanan: Menerapkan prinsip empatik dan kemanusiaan dalam setiap interaksi, mengakui bahwa proses penyembuhan bersifat holistik, tidak hanya fisikal.
Baca Juga :  Perjuangkan Hak Warga untuk Sehat, Neng Virzan Dorong Perda Sistem Kesehatan

“Kami terus berbenah agar setiap warga Sumenep merasakan pelayanan kesehatan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga ramah dan manusiawi. Ini adalah komitmen kami, sebuah investasi pada kesehatan publik,” ujarnya.

Sinergi sebagai Ekosistem Kesehatan Tangguh

dr. Hj. Erliyati juga menyoroti prinsip sinergi lintas sektor sebagai mekanisme utama untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan. Dalam paradigma ilmiah populer, menjaga kesehatan masyarakat adalah gerakan kolektif yang melampaui batas kewenangan rumah sakit.

Ini adalah rekayasa sosial yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan (sebagai penghasil SDM dan inovasi), organisasi masyarakat, hingga peningkatan kesadaran (literasi kesehatan) setiap individu.

Baca Juga :  Penambang Ilegal di Sumenep Masih Marak, Abd. Halim: Jangan Dibiarkan!

“Sinergi adalah kunci. Ketika pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat bersatu dalam visi kesehatan yang sama, maka Sumenep tidak hanya akan dikenal sebagai kabupaten berbudaya, tetapi juga sebagai daerah dengan masyarakat yang sehat, produktif, dan tangguh dengan menciptakan collective immunity dalam skala sosial yang lebih luas,” pungkasnya.

Penulis : A. Warits

Editor : Ghauzan

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas
Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru, KEI Digaanjar Penghargaan Bupati Sumenep
19 Kelompok TK-SD Meriahkan Festival Tan Pangantanan di Sumenep
RSUDMA Sumenep Perkuat Kompetensi SDM untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan
RSUDMA Sumenep Catat Indikator Mutu Pelayanan di Atas 90 Persen
BPRS Bhakti Sumekar Bantu Pengembangan Perpustakaan SDN Pajagalan II Sumenep
DPRD Sumenep Soroti Kinerja Pemkab 2025, Pansus Sampaikan Sejumlah Rekomendasi Strategis
Komisi DPRD Sumenep Soroti DAK 2026, Komitmen Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:00 WIB

Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru, KEI Digaanjar Penghargaan Bupati Sumenep

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:39 WIB

19 Kelompok TK-SD Meriahkan Festival Tan Pangantanan di Sumenep

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:01 WIB

RSUDMA Sumenep Perkuat Kompetensi SDM untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:54 WIB

RSUDMA Sumenep Catat Indikator Mutu Pelayanan di Atas 90 Persen

Berita Terbaru