Geger! Nelayan Masalembu Temukan 35 Kg Sabu Ngambang di Laut

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Press Release Kodim 0827 Sumenep (foto: Ist)

Press Release Kodim 0827 Sumenep (foto: Ist)

SUMENEP, Indeks Jatim – Warga Pulau Masalembu digegerkan dengan penemuan mengejutkan, sabu seberat 35 kilogram nyasar ke perairan mereka.

Barang haram itu ditemukan Rabu (28/5/2025) oleh nelayan setempat dalam sebuah drum besi yang mengambang di laut lepas Pulau Masalembu, wilayah timur Kabupaten Sumenep.

Menurut cerita warga, awalnya mereka kira itu cuma drum biasa. Tapi begitu didekati, isinya bikin merinding, karena curiga, nelayan tak berani buka habis-habisan. Mereka langsung melapor ke Kodim 0827/Sumenep.

“Para nelayan gak berani buka semua, langsung lapor ke kami,” jelas Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, saat konferensi pers, Jumat (30/5/2025).

Baca Juga :  Di Tengah Reruntuhan, Pemkab Sumenep Peluk Warga Sapudi dengan Bantuan

Ternyata, dugaan mereka tidak salah. Setelah diuji di laboratorium oleh tim gabungan dari BNNP Jatim, BNN Sumenep, dan Polda Jatim, semua isi drum positif sabu.

Lebih bikin merinding lagi, kata AKBP Damar Bastian dari BNNP Jatim, drum itu kelihatan sudah lama nyemplung di laut.

“Drumnya karatan, catnya pada ngelupas, artinya barang itu sudah lama terendam,” ungkapnya.

Yang bikin tambah curiga, di badan drum juga ada tulisan asing yang bercampur bahasa Inggris, China, Thailand dan Jepang. Dugaan kuat, ini kerjaan jaringan luar negeri.

Baca Juga :  Ketua DPR Puan Maharani Desak Rekonstruksi ‘Build Back Better’ Pasca Bencana Ekstrem Sumatera Utara

“Kami masih selidiki. Bisa jadi ini modus baru. Dilempar ke laut, lalu ada kurir yang jemput,” tambah Damar.

Pihak berwajib kini sedang mendalami apakah cuma jaringan lokal yang naik level, atau memang bagian dari sindikat narkoba internasional yang udah lama diincar.

Penulis : A. Warits

Editor : Ghauzan

Berita Terkait

Menyoal Akuntabilitas Hulu Migas, PMII UPI Desak Audit Menyeluruh Pusat Informasi KKKS Sumenep
Ketua DPR Puan Maharani Desak Rekonstruksi ‘Build Back Better’ Pasca Bencana Ekstrem Sumatera Utara
M. Ramzi Anggota DPRD Dumenep Kecam Trans7: “Siaran yang Telah Melukai Marwah Pesantren”
Di Tengah Reruntuhan, Pemkab Sumenep Peluk Warga Sapudi dengan Bantuan
Tersiar Kabar Guru Honorer Bakal Demo Disdik Sumenep

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 19:00 WIB

Menyoal Akuntabilitas Hulu Migas, PMII UPI Desak Audit Menyeluruh Pusat Informasi KKKS Sumenep

Kamis, 27 November 2025 - 17:10 WIB

Ketua DPR Puan Maharani Desak Rekonstruksi ‘Build Back Better’ Pasca Bencana Ekstrem Sumatera Utara

Rabu, 15 Oktober 2025 - 10:30 WIB

M. Ramzi Anggota DPRD Dumenep Kecam Trans7: “Siaran yang Telah Melukai Marwah Pesantren”

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:29 WIB

Di Tengah Reruntuhan, Pemkab Sumenep Peluk Warga Sapudi dengan Bantuan

Sabtu, 20 September 2025 - 14:13 WIB

Tersiar Kabar Guru Honorer Bakal Demo Disdik Sumenep

Berita Terbaru

Pansus DPRD Sumenep Genjot Pembahasan Raperda Aset Daerah

Pemerintahan

Pansus DPRD Sumenep Genjot Pembahasan Raperda Aset Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 16:17 WIB