Pemkab Sumenep Perkuat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Berdampak ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sumenep Perkuat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Berdampak ke Masyarakat

Pemkab Sumenep Perkuat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Berdampak ke Masyarakat

SUMENEP, Indeks Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mendorong peningkatan kualitas kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) agar pelaksanaan pembangunan tidak berhenti pada pemenuhan target administrasi, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui penguatan akuntabilitas kinerja yang menjadi perhatian Pemkab Sumenep dalam penyelenggaraan pemerintahan pada 2026.

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintah daerah melakukan pencermatan terhadap kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan program, hingga capaian pembangunan di masing-masing perangkat daerah.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai sasaran.

“Akuntabilitas ini bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap program yang dilaksanakan memiliki arah dan hasil yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan,” kata Arif.

Baca Juga :  Diskominfo Sumenep Inisiasi 18 Lomba Antar OPD Sambut HUT ke-80 RI

Menurutnya, perencanaan pembangunan harus memiliki keterkaitan yang jelas dengan pelaksanaan program di lapangan. Karena itu, evaluasi dilakukan secara berkala untuk melihat sejauh mana target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan oleh masing-masing OPD.

Bappeda juga mencermati capaian program berdasarkan indikator kinerja yang telah ditentukan. Dengan demikian, pemerintah dapat mengetahui program yang telah berjalan sesuai target maupun kegiatan yang masih membutuhkan perbaikan.

“Yang menjadi perhatian bukan hanya bagaimana anggaran direalisasikan, tetapi bagaimana program tersebut mencapai target dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.

Arif menjelaskan, penguatan akuntabilitas juga berkaitan dengan kualitas pelaporan kinerja perangkat daerah. Pelaporan yang akurat dan tepat waktu dinilai penting untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan pelaksanaan pembangunan.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Sumenep Semprot Kinerja DLH

Dari laporan tersebut, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi kendala yang muncul selama pelaksanaan program sekaligus menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.

“Kalau pelaporan dilakukan dengan baik, berbagai kendala dalam pelaksanaan program bisa lebih cepat diketahui sehingga dapat segera dilakukan evaluasi dan perbaikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinkronisasi antara dokumen perencanaan dan pelaksanaan menjadi salah satu kunci agar pembangunan daerah berjalan efektif. Setiap OPD diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian kegiatan, tetapi juga memperhatikan hasil yang ingin dicapai.

Arif menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pembangunan tidak semata-mata dilihat dari serapan anggaran. Capaian program dan dampaknya terhadap masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menilai kinerja pemerintah daerah.

Baca Juga :  Bawa Keluhan Warga Kepulauan, Bupati Sumenep Temui Kemenhub di Jakarta

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga dari capaian program dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, seluruh OPD didorong untuk menjalankan program secara terukur, transparan, dan sesuai dengan target pembangunan yang telah ditetapkan.

Pemkab Sumenep berharap penguatan akuntabilitas tersebut dapat memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan lebih efektif.

“Pada akhirnya, kinerja yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” pungkas Arif.

Penulis : A Warits

Editor : Ghauzan

Berita Terkait

Haornas ke-43, Bappeda Sumenep Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Pembangunan SDM
Susun RAD-PG 2025-2029, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Produksi Pangan Lokal
Keraton Jadi Konsep, Stan Bappeda Sumenep Masuk Enam Terbaik MNV 2026
Bawa Keluhan Warga Kepulauan, Bupati Sumenep Temui Kemenhub di Jakarta
Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab Sumenep Gelar Doa Bersama di Pendopo Agung Keraton
Pemkab Sumenep Gelar Gema Takbir Iduladha 1447 H, Wujud Syukur dan Penguatan Nilai Keagamaan
Pansus DPRD Sumenep Genjot Pembahasan Raperda Aset Daerah
Gema Takbir Idulfitri 1447 H, Pemkab Sumenep Perkuat Semangat Persaudaraan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:55 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Berdampak ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 12:52 WIB

Haornas ke-43, Bappeda Sumenep Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Pembangunan SDM

Rabu, 9 September 2026 - 16:41 WIB

Susun RAD-PG 2025-2029, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Produksi Pangan Lokal

Rabu, 9 September 2026 - 10:46 WIB

Keraton Jadi Konsep, Stan Bappeda Sumenep Masuk Enam Terbaik MNV 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Bawa Keluhan Warga Kepulauan, Bupati Sumenep Temui Kemenhub di Jakarta

Berita Terbaru