Perkawinan Anak Turun Tajam, Novita Hardini Komit Kawal Generasi Emas Trenggalek

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novita Hardini, Ketua Tim Penggerak PKK. Trenggalek, Legislator Dapil Jawa Timur VII (Foto: Istimewa for Indeks Jatim)

Novita Hardini, Ketua Tim Penggerak PKK. Trenggalek, Legislator Dapil Jawa Timur VII (Foto: Istimewa for Indeks Jatim)

TRENGGALEK, Indeks Jatim – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, kembali menunjukkan taringnya dalam urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Perempuan yang dikenal vokal itu menegaskan komitmennya untuk terus memerangi praktik perkawinan anak di wilayahnya. Penegasan itu disampaikan usai Pokja TP I PKK Trenggalek menerima penghargaan prestisius: Inovasi Kader PKK Berprestasi Tahun 2025 dari Pemprov Jawa Timur, lewat program andalan Cepak (Cegah Perkawinan Anak).

Dilansir dari instagram pdiperjuanganjatim, Selasa (27/5/2025). Tren angka perkawinan anak di Trenggalek menunjukkan penurunan drastis. Data dari tahun ke tahun mencatat capaian luar biasa: 7,6% (2021), turun ke 3,4% (2022), lalu 1,66% (2023), dan anjlok ke 0,93% di tahun 2024.

“Ini bukan kerja instan. Semua berkat kerja bareng, kolaborasi lintas sektor, dan tekad yang sama,” ujar Novita tegas.

Istri Bupati Trenggalek itu menegaskan, perkawinan anak bukan sekadar soal usia. Ada banyak dampak sosial yang mengintai—mulai dari risiko kekerasan dalam rumah tangga hingga jeratan kemiskinan yang diwariskan turun-temurun.

“Kami ingin anak-anak Trenggalek tumbuh jadi generasi emas, bukan generasi korban,” katanya lantang.

Bagi Novita, perjuangan ini belum selesai. Ia ingin memastikan bahwa setiap anak di Trenggalek punya ruang aman untuk tumbuh, bermimpi, dan sukses tanpa harus terburu-buru mengakhiri masa kanak-kanaknya dengan pernikahan.*

Baca Juga :  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Penulis : M. Ramli

Berita Terkait

PKDI Sumenep ke IKN: Kepala Desa Menjemput Masa Depan Desa Mandiri melalui Benchmarking
Dukung PBNU, MH. Said Abdullah Minta Trans7 Bertanggung Jawab atas Tayangan Menyesatkan
Hj. Kasipah Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren untuk Perkuat Peran Santri
Novita Hardini Bantu Operasi Gratis untuk Anak dan Perempuan Penderita Penyakit Bawaan
Tak Sekadar Seremoni, PDIP Surabaya Bangun Kapasitas Lewat Pelatihan Kader Lawan Kebakaran
Kota Bergerak, Desa Mengakar: Harmoni yang Bikin Bangsa Tangguh
Bupati Achmad Fauzi Bawa Misi ke kantor BPJPH RI, Harap Jadi Pilot Project Nasional
MH. Said Abdullah Dorong Evaluasi Pilkada: Efisiensi dan Kualitas Demokrasi Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 13:39 WIB

PKDI Sumenep ke IKN: Kepala Desa Menjemput Masa Depan Desa Mandiri melalui Benchmarking

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:24 WIB

Dukung PBNU, MH. Said Abdullah Minta Trans7 Bertanggung Jawab atas Tayangan Menyesatkan

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:09 WIB

Hj. Kasipah Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren untuk Perkuat Peran Santri

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:45 WIB

Novita Hardini Bantu Operasi Gratis untuk Anak dan Perempuan Penderita Penyakit Bawaan

Senin, 13 Oktober 2025 - 20:35 WIB

Tak Sekadar Seremoni, PDIP Surabaya Bangun Kapasitas Lewat Pelatihan Kader Lawan Kebakaran

Berita Terbaru