Santapan Rohani Kedua Bulan Ramadan, Pemkab Sumenep Hadirkan KH. Taufiqurrahman Syakur

Jumat, 22 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Santapan rohani bagi ASN di lingkungan Pemkab Sumenep minggu kedua berlangsung khidmat (foto: ist)

Santapan rohani bagi ASN di lingkungan Pemkab Sumenep minggu kedua berlangsung khidmat (foto: ist)

Indeks Jatim – SUMENEP – Dalam rangka meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadan di kalangan ASN, TNI-Polri dan pegawai BUMD, Pemkab Sumenep menggelar pengajian rutin setiap hari Jumat di Masjid Sumekar.

Pada hari Jumat kedua Bulan Ramadan, 22 Maret 2024, Pemkab Sumenep melalui Bagian Kesra menghadirkan KH Taufiqurrahman Syakur.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setkab Sumenep, Kamiluddin mengatakan, kegiatan pengajian rutin bulan Ramadan menjadi bagian dari upaya dalam meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT.

Baca Juga :  Muncul Rumor Jabatan Plt. Sekda Sumenep Diisi Tokoh Kontroversial, Ini Kata Pengamat Politik

Hal tersebut selaras dengan tujuan bulan suci Ramadan, dimana umat muslim dianjurkan untuk terus bertaqwa, dan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari diniatkan untuk mencapai ketaqwaan.

Menurut dia, untuk mencapai tujuan mulia itu terdapat beberapa poin penting yang harus dilaksanakan.

Pertama, peduli akan lingkungan yang ada kaitannya dengan saling berbagi dan kesalehan pribadi atau pun sosial serta mampu melahirkan ide kreativ maupun inovatif.

“Kesalehan pribadi adalah menekankan terhadap salat, berpuasa, zakat, zikir dan sebagainya,” terangnya.

Kesalehan sosial, dianjurkan untuk terus peduli dengan nilai-nilai islami, bersikap santun kepada, memperhatikan hak sesama, empati dan mampu merasakan sesuatu yang dirasakan orang lain.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan 2025, Satgas Pangan Pastikan Barang dan Harga Bahan Pokok Aman

Berfikir kreativ artinya, mampu menciptakan sesuatu yang berbeda sehingga memberikan dampak baik bagi orang lain.

Sedangkan inovatif adalah menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada menjadi ada. Hasil dari pemikiran inovatif tersebut dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam kemajuan Kabupaten Sumenep.

“Berpikir kreatif dan inivatif ini ditekankan kepada para ASN dalam melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya.(Gz/Sy).

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Perkuat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Berdampak ke Masyarakat
Haornas ke-43, Bappeda Sumenep Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Pembangunan SDM
Susun RAD-PG 2025-2029, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Produksi Pangan Lokal
Keraton Jadi Konsep, Stan Bappeda Sumenep Masuk Enam Terbaik MNV 2026
Bawa Keluhan Warga Kepulauan, Bupati Sumenep Temui Kemenhub di Jakarta
Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab Sumenep Gelar Doa Bersama di Pendopo Agung Keraton
Pemkab Sumenep Gelar Gema Takbir Iduladha 1447 H, Wujud Syukur dan Penguatan Nilai Keagamaan
Pansus DPRD Sumenep Genjot Pembahasan Raperda Aset Daerah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:55 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Akuntabilitas Kinerja OPD, Pastikan Program Berdampak ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 12:52 WIB

Haornas ke-43, Bappeda Sumenep Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Pembangunan SDM

Rabu, 9 September 2026 - 16:41 WIB

Susun RAD-PG 2025-2029, Bappeda Sumenep Dorong Penguatan Produksi Pangan Lokal

Rabu, 9 September 2026 - 10:46 WIB

Keraton Jadi Konsep, Stan Bappeda Sumenep Masuk Enam Terbaik MNV 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Bawa Keluhan Warga Kepulauan, Bupati Sumenep Temui Kemenhub di Jakarta

Berita Terbaru