Banggar DPR Desak BNPB dan Kemenkeu Percepat Koordinasi Anggaran Bencana Sumatera

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASIONAL, Indeks Jatim – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH. Said Abdullah, meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk lebih responsif dalam merumuskan kebijakan anggaran penanganan bencana. Hal ini disampaikan menyusul adanya laporan bahwa TNI masih harus melakukan upaya swadaya dalam mobilisasi alat berat untuk penanganan bencana di Sumatera.

Said Abdullah menyatakan bahwa pola koordinasi lintas sektoral harus ditingkatkan agar kendala teknis di lapangan, seperti mobilisasi alat, tidak terhambat oleh masalah administratif.

Menurut Said Abdullah, pemerintah sebenarnya memiliki ruang fiskal yang cukup untuk penanganan darurat. Dalam APBN 2025, masih tersedia dana on-call sekitar Rp500 miliar yang dikhususkan bagi penanganan bencana di wilayah Sumatera.

“Harusnya apa yang dialami TNI tidak terjadi jika BNPB sebagai lead sector bisa lebih cepat dalam pengajuan anggaran ke Kemenkeu. Saya kira Menkeu juga bisa memberikan respons cepat bila koordinasi kebutuhan anggaran berjalan baik,” ujar Said di Jakarta beberapa waktu lalu.

TNI sedang membantu korban bemcana alam (foto ilustrasi)

Salah satu poin krusial yang disorot adalah mobilisasi jembatan bailey milik Zeni Tempur TNI AD. Jembatan darurat ini merupakan aset vital untuk membuka akses jalan yang terputus di kawasan bencana. Said menilai, biaya mobilisasi dan pemasangan alat tersebut relatif tidak besar dan seharusnya bisa didanai dengan cepat oleh negara.

Baca Juga :  Perkawinan Anak Turun Tajam, Novita Hardini Komit Kawal Generasi Emas Trenggalek

“Kita mendukung upaya TNI AD memobilisasi seluruh sumber daya. Kami juga mendukung rencana Presiden Prabowo untuk menambah pengadaan jembatan bailey guna menjangkau daerah terisolasi,” imbuhnya.

Di penghujung tahun anggaran 2025, Said mengingatkan agar kementerian dan lembaga terkait tidak terjebak dalam prosedur birokrasi yang berbelit. Ia menyarankan penggunaan anggaran pada Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) melalui mekanisme Peraturan Presiden (Perpres) jika kondisi mendesak.

“Poin utamanya adalah koordinasi yang cepat dan pengorganisasian yang baik di lapangan. Keselamatan rakyat harus menjadi acuan semua pihak dalam penanganan bencana,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga :  Tak Sekadar Seremoni, PDIP Surabaya Bangun Kapasitas Lewat Pelatihan Kader Lawan Kebakaran

Said Abdullah berharap masalah ini menjadi bahan evaluasi agar peran koordinasi antarlembaga ke depan menjadi lebih gesit, sehingga penanganan bencana tidak berlarut-larut.

Penulis : A. Warits

Editor : Ghauzan

Berita Terkait

PKDI Sumenep ke IKN: Kepala Desa Menjemput Masa Depan Desa Mandiri melalui Benchmarking
Dukung PBNU, MH. Said Abdullah Minta Trans7 Bertanggung Jawab atas Tayangan Menyesatkan
Hj. Kasipah Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren untuk Perkuat Peran Santri
Novita Hardini Bantu Operasi Gratis untuk Anak dan Perempuan Penderita Penyakit Bawaan
Tak Sekadar Seremoni, PDIP Surabaya Bangun Kapasitas Lewat Pelatihan Kader Lawan Kebakaran
Kota Bergerak, Desa Mengakar: Harmoni yang Bikin Bangsa Tangguh
Bupati Achmad Fauzi Bawa Misi ke kantor BPJPH RI, Harap Jadi Pilot Project Nasional
MH. Said Abdullah Dorong Evaluasi Pilkada: Efisiensi dan Kualitas Demokrasi Jadi Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:43 WIB

Banggar DPR Desak BNPB dan Kemenkeu Percepat Koordinasi Anggaran Bencana Sumatera

Jumat, 7 November 2025 - 13:39 WIB

PKDI Sumenep ke IKN: Kepala Desa Menjemput Masa Depan Desa Mandiri melalui Benchmarking

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:24 WIB

Dukung PBNU, MH. Said Abdullah Minta Trans7 Bertanggung Jawab atas Tayangan Menyesatkan

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:09 WIB

Hj. Kasipah Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren untuk Perkuat Peran Santri

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:45 WIB

Novita Hardini Bantu Operasi Gratis untuk Anak dan Perempuan Penderita Penyakit Bawaan

Berita Terbaru