Sinergi PAC GP Ansor Gapura dan Klinik Utama Sumenep dalam Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Gratis

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinergi PAC GP Ansor Gapura dan Klinik Utama Sumenep dalam Bakti Sosial Pemeriksaan Mata (foto: Rez Indeks Jatim)

Sinergi PAC GP Ansor Gapura dan Klinik Utama Sumenep dalam Bakti Sosial Pemeriksaan Mata (foto: Rez Indeks Jatim)

SUMENEP, Indeks Jatim – Di tengah meningkatnya risiko gangguan penglihatan akibat faktor usia maupun paparan digital, akses terhadap layanan kesehatan mata yang berkualitas sering kali terbentur kendala biaya dan birokrasi. Menjawab tantangan tersebut, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor & Satkoryon Banser Kecamatan Gapura menginisiasi sebuah langkah progresif melalui program pemeriksaan mata gratis yang dipusatkan di Gedung MWC NU Gapura, Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah bentuk intervensi kesehatan masyarakat yang dirancang secara sistematis melalui kolaborasi lintas sektor antara organisasi kepemudaan dan institusi medis profesional, dalam hal ini Klinik Utama Sumenep.

Ketua PAC GP Ansor Gapura, M. Rukib, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan dari kontrak kerja sama strategis yang bertujuan memutus rantai keterbatasan akses kesehatan. Menurutnya, kesehatan mata adalah instrumen vital dalam produktivitas masyarakat, namun sering kali diabaikan hingga mencapai tahap kronis.

“Kami memandang bahwa pemuda harus hadir sebagai jembatan antara fasilitas kesehatan profesional dengan masyarakat akar rumput. Melalui kemitraan dengan Klinik Utama Sumenep, kami ingin memastikan bahwa setiap warga Gapura mendapatkan hak dasar untuk melihat dunia dengan lebih jelas,” tutur Rukib.

Salah satu aspek inovatif dari program ini adalah skema asistensi medis berkelanjutan. Berbeda dengan bakti sosial konvensional yang sering kali berhenti di tahap pemeriksaan, GP Ansor Gapura telah menyusun mekanisme tindak lanjut bagi pasien yang memerlukan prosedur klinis lebih kompleks.

Baca Juga :  Raih Penghargaan dari BKN, Bupati Fauzi Dorong ASN Lebih Profesional

Warga yang teridentifikasi membutuhkan intervensi medis tingkat lanjut, seperti penanganan katarak, glaukoma, atau gangguan refraksi berat, maka akan mendapatkan proteksi biaya melalui Surat Rekomendasi PAC GP Ansor Gapura. Dokumen ini berfungsi sebagai instrumen klaim diskon yang signifikan di Klinik Utama Sumenep, yang mencakup:

Secara ilmiah, deteksi dini (skrining) merupakan kunci utama dalam mencegah gangguan penglihatan permanen. Dengan menyediakan layanan gratis di tingkat kecamatan, GP Ansor secara tidak langsung melakukan edukasi kesehatan mengenai pentingnya pengecekan fungsi penglihatan secara berkala.

Rukib berharap model kolaborasi seperti ini dapat menjadi preseden bagi organisasi lain di Kabupaten Sumenep. Baginya, komitmen GP Ansor Gapura tidak hanya terbatas pada gerakan kepemudaan secara religiusitas tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan yang paling mendasar yakni tentang kesehatan.

Baca Juga :  Perjuangkan Hak Warga untuk Sehat, Neng Virzan Dorong Perda Sistem Kesehatan

“Komitmen kami adalah menebar maslahah. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuktikan bahwa organisasi GP. Ansor Gapura mampu menjadi motor penggerak solusi kesehatan yang nyata, bukan sekadar wacana. Kami ingin meringankan beban warga, mulai dari tahap pemeriksaan dasar hingga ke meja tindakan medis jika memang diperlukan,” pungkasnya dengan nada optimis.

Dengan adanya program ini, diharapkan angka prevalensi gangguan penglihatan di wilayah Gapura dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga aset penglihatan demi masa depan yang lebih cerah.

Penulis : A. Warits

Editor : Ghauzan

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Menuju Era Smart Hospital dan Integrasi Data Nasional
LBH GP Ansor dan Polres Sumenep Bahas MoU Pendampingan Hukum Gratis
Birokrasi Sumenep Menuju Model Pelayanan Publik yang Adaptif dan Terintegrasi
Pesan Pamungkas Bupati Fauzi di Penghujung 2025, Jaga Harmoni, Jemput Harapan Baru
Sinergi Multisektoral RSUD dr. H. Moh. Anwar Raih Apresiasi Atas Akselerasi “Calendar of Event” 2025
KH. Imam Hasyim Dorong Transformasi Deteksi Dini untuk Mitigasi Konflik Sosial di Sumenep
Diamini DPRD, PMII UPI Desak Restrukturisasi Pusat Informasi Migas
Estetika Berdaya, Strategi Srikandi IKA PMII Sumenep Mengonversi “Self-Makeup” Menjadi Kemandirian Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:13 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Menuju Era Smart Hospital dan Integrasi Data Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:23 WIB

LBH GP Ansor dan Polres Sumenep Bahas MoU Pendampingan Hukum Gratis

Senin, 5 Januari 2026 - 15:04 WIB

Birokrasi Sumenep Menuju Model Pelayanan Publik yang Adaptif dan Terintegrasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 22:32 WIB

Pesan Pamungkas Bupati Fauzi di Penghujung 2025, Jaga Harmoni, Jemput Harapan Baru

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:09 WIB

Sinergi Multisektoral RSUD dr. H. Moh. Anwar Raih Apresiasi Atas Akselerasi “Calendar of Event” 2025

Berita Terbaru