Tak Ajukan Penambahan PPPK Paruh Waktu, Dinas Pendidikan Sumenep Beralasan Soal Kebutuhan

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, S. Sos.,M.Si

Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, S. Sos.,M.Si

SUMENEP, Indeks Jatim – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tidak akan menambah usulan guru honorer Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Sebagaimana disampaikan Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, S. Sos.,M.Si bahwa pengajuan disesuaikan dengan kebutuhan di satuan pendidikan. Jika kebutuhan sudah terpenuhi, tidak akan ada penambahan.

“Kesulitannya ada di kebutuhan. Jadi, kalau satuan pendidikan sudah terisi, tidak bisa ditumpuk-tumpuk lagi,” jelas Agus, Jumat, 19 September 2025.

Agus menambahkan, formasi PPPK paruh waktu diprioritaskan bagi guru honorer di wilayah kepulauan.

Baca Juga :  Legislator Darul Hasyim Fath Dorong Ko-Eksistensi di Pulau Masakambing

“Anggaran yang disediakan APBD untuk gaji sebesar Rp400 ribu, dan paling banyak untuk guru SD,” ujarnya.

Disdik Sumenep mencatat, jumlah guru honorer yang diusulkan PPPK Paruh Waktu sebanyak 1.094, dari total guru honorer 1.949 orang.

Rinciannya, 40 orang terdaftar dalam pangkalan data BKN (R-2), terdiri dari 39 guru kelas SD dan 1 guru PKn.

Sementara 1.054 lainnya berasal dari luar data BKN (R-4), dengan dominasi guru kelas SD sebanyak 732 orang.

Selain itu, terdapat guru Pendidikan Agama Islam (191), PJOK SD (112), Bahasa Indonesia (2), Bahasa Inggris (1), BK (3), TK (3), Matematika (2), PKn (5), serta TIK (3).

Baca Juga :  Maksudi Putra Daerah Asal Sumenep Usung Gagasan “Equilibrium Sosial-Inklusif” untuk PMII Jatim

Penulis : A. Warits

Editor : Ghauzan

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas
Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru, KEI Digaanjar Penghargaan Bupati Sumenep
19 Kelompok TK-SD Meriahkan Festival Tan Pangantanan di Sumenep
BPRS Bhakti Sumekar Bantu Pengembangan Perpustakaan SDN Pajagalan II Sumenep
DPRD Sumenep Soroti Kinerja Pemkab 2025, Pansus Sampaikan Sejumlah Rekomendasi Strategis
Komisi DPRD Sumenep Soroti DAK 2026, Komitmen Perketat Pengawasan
DP 0 Persen! BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Pembiayaan Motor Impian Tanpa Ribet
Bahaya Produk Kedaluwarsa, DPRD Sumenep Minta Dinkes Perketat Pengawsan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:00 WIB

Bappeda Sumenep Kejar Quick Wins Ekonomi, Tak Ingin Roadmap Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:39 WIB

19 Kelompok TK-SD Meriahkan Festival Tan Pangantanan di Sumenep

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:30 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Bantu Pengembangan Perpustakaan SDN Pajagalan II Sumenep

Kamis, 30 April 2026 - 16:47 WIB

DPRD Sumenep Soroti Kinerja Pemkab 2025, Pansus Sampaikan Sejumlah Rekomendasi Strategis

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:32 WIB

Komisi DPRD Sumenep Soroti DAK 2026, Komitmen Perketat Pengawasan

Berita Terbaru