BKPSDM Sumenep Siap Perjuangkan Usulan Disdik

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BKPSDM Sumenep Siap Perjuangkan Usulan Disdik

BKPSDM Sumenep Siap Perjuangkan Usulan Disdik

SUMENEP, Indeks Jatim – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Syaputra, menerima audiensi dari Aliansi Guru R4 Non Paruh Waktu di Gedung Pendidikan dan Kebudayaan (P&K), Selasa (23/9/2025). Dalam pertemuan tersebut, para guru menyampaikan tuntutan agar 476 tenaga honorer R4 Non Paruh Waktu dapat diusulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Pasca pertemuan tersebut, usulan tambahan formasi PPPK Paruh Waktu mereka akan diteruskan ke Kementerian PAN-RB.
“Alhamdulillah, akhirnya ada titik terang. Bagi teman-teman yang belum tercover, InsyaAllah akan diusulkan,” ungkap Moh. Abbas, salah satu guru honorer.

Baca Juga :  Sambut HUT RI, GP Ansor Batang-Batang Sumenep Tunjukkan Aksi Nyata Jaga Lingkungan

Namun ia juga memberi catatan, janji ini jangan sampai hanya sekadar kata-kata. Jika tak terealisasi, mereka siap memikirkan langkah lanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pihak pemerintah daerah, Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, mencoba menenangkan keresahan para guru. Ia menegaskan tidak ada niat menelantarkan.
“Di sekolah dasar misalnya, kalau hanya butuh delapan guru, ya tidak bisa lebih dari itu. Tapi kami berusaha cari jalan tengah, agar semua bisa diperjuangkan. Semoga kementerian menerima,” jelasnya.

Baca Juga :  Risalah Santri, Sebuah Persembahan dari Sanggar Dhemar UNIBA di Bumi Nurul Islam Tamidung

Agus menambahkan, proses administrasi langsung dikebut malam itu juga. “Ada 476 guru yang sedang kami usulkan,” katanya.

Dukungan serupa datang dari Plt BKPSDM, Arif Firmanto. Menurutnya, Disdik yang menentukan kebutuhan, sementara BKPSDM siap memproses dan meneruskannya.

“Sejak awal Bupati sudah berpesan, semua guru honorer harus diperjuangkan. Mereka sudah mengabdi puluhan tahun, jadi tidak boleh putus asa,” ujarnya optimis.

Untuk diketahui, dari total 2.119 guru honorer di Sumenep, baru 1.621 yang masuk formasi PPPK Paruh Waktu. Masih ada 476 guru yang tertinggal, dan perjuangan mereka kini dilanjutkan ke meja pusat.

Baca Juga :  KKN Universitas Annuqayah Resmi Ditutup di Pantai Lombang, Penuh Haru dan Semangat Kebersamaan

Penulis : A. Warits

Editor : Ghauzan

Berita Terkait

Estetika Berdaya, Strategi Srikandi IKA PMII Sumenep Mengonversi “Self-Makeup” Menjadi Kemandirian Ekonomi
Dari Ruang Redaksi untuk Pendidik, PWRI Sumenep berbagi di Hari Guru Nasional 2025
Menunaikan Bakti Suci, Mulyadi Memaknai Hari Guru dengan Ziarah Batin ke Hadapan Guru
Mahasiswa FISIP Unija Bawa Misi Lestarikan Budaya di Era Global Lewat seminar Inspiratif
HSN 2025, PWRI Sumenep Santuni Paket Sarung kepada Puluhan Santri Tahfidz 
Tawadhu’ Santri, Jalan Sunyi Menuju Keberkahan Ilmu
KKN Universitas Annuqayah Resmi Ditutup di Pantai Lombang, Penuh Haru dan Semangat Kebersamaan
Harmoni Mahasiswa KKN Annuqayah & Warga Tamidung: Asa Membangun, Kasih Tak Pernah Pudar

Berita Terkait

Minggu, 21 Desember 2025 - 12:22 WIB

Estetika Berdaya, Strategi Srikandi IKA PMII Sumenep Mengonversi “Self-Makeup” Menjadi Kemandirian Ekonomi

Selasa, 25 November 2025 - 17:36 WIB

Dari Ruang Redaksi untuk Pendidik, PWRI Sumenep berbagi di Hari Guru Nasional 2025

Selasa, 25 November 2025 - 17:03 WIB

Menunaikan Bakti Suci, Mulyadi Memaknai Hari Guru dengan Ziarah Batin ke Hadapan Guru

Kamis, 30 Oktober 2025 - 20:59 WIB

Mahasiswa FISIP Unija Bawa Misi Lestarikan Budaya di Era Global Lewat seminar Inspiratif

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:54 WIB

HSN 2025, PWRI Sumenep Santuni Paket Sarung kepada Puluhan Santri Tahfidz 

Berita Terbaru