Joko Santoso: Pemutakhiran Wilkerstat Kunci Sukses Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Joko Santoso, SE.,M.Si, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep dan suasana dalam forum Pelatihan Pemutakhiran Geospasial Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) kelas J, Hotel C1 Sumenep (foto: Rez Indeks Jatim)

Joko Santoso, SE.,M.Si, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep dan suasana dalam forum Pelatihan Pemutakhiran Geospasial Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) kelas J, Hotel C1 Sumenep (foto: Rez Indeks Jatim)

SUMENEP, Indeks Jatim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Salah satunya lewat kegiatan Pelatihan Pemutakhiran Geospasial Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) yang kini mulai digelar.

Joko Santoso, SE.,M.Si, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pemutakhiran Geospasial Wilkerstat Sensus Ekonomi 2026 di Hotel El-Malik Sumenep. Selasa, (15/2025).

Pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta yang terbagi dalam beberapa kelas. Selain Hotel El-Malik, dua hotel lain juga menjadi lokasi pelatihan, yakni Hotel Asmi dan C1.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Tekankan Pentingnya Regenerasi Empu Keris di Kabupaten Sumenep

Menurut Joko Santoso, pemutakhiran Wilkerstat menjadi langkah strategis untuk memperbarui dan memastikan batas serta cakupan wilayah kerja statistik hingga tingkat Satuan Lingkungan Statistik (SLS).

“Pemutakhiran ini penting agar data yang dikumpulkan pada SE2026 benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi wilayah secara presisi,” tegasnya.

Secara teknis, Joko menjelaskan bahwa petugas di lapangan harus memahami tiga hal pokok dalam proses ini, yakni update batas wilayah, update muatan, dan penentuan wilayah.

“Tahun ini adalah fase penting. Data yang dihimpun nanti tidak hanya bermanfaat untuk BPS, tetapi juga untuk kepentingan lintas sektor, baik formal maupun informal,” terang Joko.

Baca Juga :  Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim Dorong Kebangkitan Petani Lewat Festival Hari Tani

Ia juga mengingatkan seluruh peserta pelatihan agar menjalankan tugas secara profesional dengan tetap menjaga akurasi data.

“Koordinasi itu kunci. Bangun komunikasi dengan kepala desa, RT/RW setempat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan hasilnya bisa optimal,” tutupnya.

Penulis : A Warits

Editor : Ghauzan

Berita Terkait

BPRS Bhakti Sumekar Bantu Pengembangan Perpustakaan SDN Pajagalan II Sumenep
DPRD Sumenep Soroti Kinerja Pemkab 2025, Pansus Sampaikan Sejumlah Rekomendasi Strategis
Komisi DPRD Sumenep Soroti DAK 2026, Komitmen Perketat Pengawasan
DP 0 Persen! BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Pembiayaan Motor Impian Tanpa Ribet
Bahaya Produk Kedaluwarsa, DPRD Sumenep Minta Dinkes Perketat Pengawsan
Buka Bersama PC ISNU Sumenep, Momentum Bangkitkan Semangat Organisasi
Simbolisme Kerakyatan di Ulang Tahun ke-79 Megawati; Politisi dan Ojek Online Duduk Semeja
Akselerasi Kesejahteraan, Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar untuk Restorasi Hunian

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:30 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Bantu Pengembangan Perpustakaan SDN Pajagalan II Sumenep

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:32 WIB

Komisi DPRD Sumenep Soroti DAK 2026, Komitmen Perketat Pengawasan

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:52 WIB

DP 0 Persen! BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Pembiayaan Motor Impian Tanpa Ribet

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:35 WIB

Bahaya Produk Kedaluwarsa, DPRD Sumenep Minta Dinkes Perketat Pengawsan

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:42 WIB

Buka Bersama PC ISNU Sumenep, Momentum Bangkitkan Semangat Organisasi

Berita Terbaru

Pansus DPRD Sumenep Genjot Pembahasan Raperda Aset Daerah

Pemerintahan

Pansus DPRD Sumenep Genjot Pembahasan Raperda Aset Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 16:17 WIB